on

Prediksi Jerman vs. Irlandia Dini Hari Nanti

Partai Jerman vs. Irlandia yang disiarkan secara langsung pada pukul 01.45 WIB dini hari nanti diprediksi bakal menjadi ajang pelampiasan tim Panser setelah ditekuk Polandia pada partai sebelumnya. Pertandingan kualifikasi Euro 2016 yang dilangsungkan di Veltins Arena tersebut sejauh ini mengunggulkan Jerman sebagai tuan rumah. Kualifikasi Euro 2016 ini sendiri akan disiarkan secara langsung di RCTI.

Prediksi Jerman vs. Irlandia

Meski menjadi unggulan terutama karena faktor tuan rumah namun kondisi mental tim kesebelasan Jerman sendiri sebenarnya sedang goyah setelah penampilan buruk dan kekalahan yang dialami berturut-turut. Sebelum dikalahkan oleh tim gurem Polandia dengan skor 2-0 penampilan buruk Der Panzzer di ajang Piala Dunia 2014 lalu juga masih menghantui mereka. Sebaliknya Irlandia yang bakal dihadapi dini hari nanti justru sedang dalam kondisi mental di atas angin setelah sukses membenamkan Gibraltar dengan skor 7-0 pada pertandingan sebelumnya.

Tim tuan rumah saat ini baru mengumpulkan tiga angka dan menempati posisi ketiga di Group D, sementara tim tamu yang menang pada dua laga terakhir telah mengumpulkan enam angka.
Faktor tuan rumah bukan satu-satunya alasan Jerman diunggulkan pada pertandingan kali ini. Kemenangan Jerman atas Irlandia pada pertemuan sebelumnya yang berakhir dengan skor 3-0 juga menjadi alasan lain.

Pelatih tim Jerman, Joachim Loew merasa optimis dengan kemenangan mereka pada pertandingan dini hari nanti. Pasalnya sang pelatih yakin sudah menemukan akar masalah penampilan buruk tim yang dilatihnya pada beberapa pertandingan terakhir. Selain itu Loew juga menampik bahwa mental pemain tim Jerman sedang ambruk setelah kekalahan dari Polandia di pertandingan sebelumnya.

Bagaimana dengan Irlandia? Tampil dengan formasi utuh dan berbekal kemenangan telak atas Gibraltar kemarin tampaknya juga membuat kesebelasan Irlandia percaya diri. Robby Keane yang mencetak hattrick pada pertandingan sebelumnya juga bukan satu-satunya pemain yang mampu mengancam pertahanan tim Jerman. Sebab di lapis kedua masih ada Seamus Coleman dan Aiden McGeady yang sering melakukan manuver-manuver mengancam gawang lawan lewat kecepatannya.

Perkiraan susunan pemain:


Jerman (4-2-3-1): Manuel Neuer; Antonio Rudiger, Mats Hummels, Jerome Boateng, Eric Durm; Toni Kroos, Christoph Kramer; Andre Schurrle, Karim Bellarabi, Thomas Muller; Mario Gotze. Pelatih: Joachim Loew

Irlandia (4-4-2): David Forde; Stephen Ward, John O’Shea, Ciaran Clark, Marc Wilson; Glenn Whelan, David Meyler, Aiden McGeady, James McClean; Robbie Keane, Shane Long. Pelatih: Martin O’Neill

Lima Laga Terakhir Jerman :


08 Sep 2014 Jerman 2 – 1 Skotlandia

04 Sep 2014 Jerman 2 – 4 Argentina

14 Jul 2014 Jerman 1 – 0 Argentina

09 Jul 2014 Brasil 1 – 7 Jerman

04 Jul 2014 Prancis 0 – 1 Jerman

Lima Laga Terakhir Republik Irlandia :


07 Sep 2014 Georgia 1 – 2 Republik Irlandia

04 Sep 2014 Republik Irlandia 2 – 0 Oman

11 Jun 2014 Republik Irlandia 1 – 5 Portugal

07 Jun 2014 Kosta Rika 1 – 1 Republik Irlandia

01 Jun 2014 Ialia 0 – 0 Republik Irlandia

Head to head:


12-10-2013: Jerman 3-0 Irlandia

13-10-2012: Irlandia 1-6 Jerman

14-10-2007: Irlandia 0-0 Jerman

03-09-2006: Jerman 1-0 Irlandia

05-06-2002: Jerman 1-1 Irlandia

Prediksi: Jerman 2-0 Irlandia

Was posted by 7:20 PM , under Berita and permalink https://produklaptopbaru.blogspot.com/2014/10/prediksi-jerman-vs-irlandia-dini-hari.html .
on

DNS Google Down atau Diblokir?

Bagi Anda yang selama ini menggunakan DNS Google pasti sudah sadar bahwa sejak beberapa jam yang lalu koneksi internet melalui DNS tersebut terputus. Terputusnya koneksi internet ini awalnya sempat menimbulkan berbagai spekulasi. Di Indonesia sendiri sempat beredar rumor bahwa DNS Google tersebut diblokir atas permintaan pemerintah kepada para ISP.

Wajar saja jika beredar rumor pemblokiran DNS Google atas perintah Kemenkominfo, pasalnya melalui Daily Social sebagaimana dikutip oleh Kompas beberapa hari yang lalu CEO Biznet menyebut bahwa pemerintah melalui Kemenkominfo hanya mengijinkan DNS lokal untuk pengguna internet di Indonesia. Hanya berselang beberapa hari kemudian sejak berita tersebut dilansir ternyata kejadian DNS Google tidak bisa diakses.

Pada satu sisi juru bicara Kemenkominfo menjelaskan bahwa pemerintah hingga saat ini tidak mewajibkan pemblokiran DNS dengan alamat 8.8.8.8 dan 8.8.4.4 tersebut, sejauh ini sikap pemerintah hanya sebatas memberi anjuran kepada ISP. Namun pada sisi lain terungkap pernyataan bahwa bukan tidak mungkin bahwa dikemudian hari akan diberlakukan sebagai kewajiban jika memang Menkominfo yang baru nanti menghendaki demikian.



DNS Google Diblokir

Lalu apa yang terjadi dengan DNS Google yang tidak dapat diakses sejak kemarin? Ternyata saat ini beberapa ISP diantaranya adalah Speedy dan Biznet sudah memutuskan blokir terhadap DNS Google yang selama ini banyak digunakan oleh para pengguna internet di Indonesia demi alasana privasi dan kecepatan tinggi.

Meski keputusan kedua ISP itu terasa tidak populer namun apa yang mereka lakukan semata-mata merupakan pemenuhan terhadap Permenkominfo No 19-2014 yang mewajibkan DNS untuk memiliki filtering Database Trust+.

Terlepas dari kondisi tersebut DNS Google di Australia, New Zealand dan Asia Tenggara memang berstatus offline sejak kemarin. Beberapa forum besar di negara-negara tersebut muncul thread yang membahas kejadian tersebut. Beberapa jam kemudian muncul pengakuan dari perwakilan Google bahwa DNS publik milik mereka memang sedang down tanpa memberikan penyebabnya.

Rumor yang beredar seputar DNS Google yang down tersebut sejauh ini masih tercabang. Beberapa meyakini bahwa DNS tersebut mengalami serangan namun pada pihak lain tak sedikit yang meyakini bahwa situasi tersebut tidak lebih dari pergantian konfigurasi yang dilakukan oleh Google sendiri.

DNS Google sendiri saat ini digunakan oleh berbagai individu dan instansi di seluruh dunia, sehingga sudah pasti banyak yang mengalami kerugian akibat kejadian ini. Perusahaan asal Amerika Serikat yang terkenal karena produk mesin pencarinya tersebut memberikan layanan cuma-cuma berupa DNS publik sejak beberapa tahun lalu dalam rangka memberikan privasi dan kecepatan akses bagi para pengguna internet di seluruh dunia.

Keputusan Google kala itu bukan hanya disambut baik oleh para pengguna internet di seluruh dunia namun juga penyedia layanan internet (ISP) karena semakin banyak pengguna DNS Google maka semakin hemat pula sumber daya ISP yang digunakan.

Meski demikian ada efek negatif dari penggunaan DNS Google terutama bagi mereka yang menggunakan untuk mengakses internet dari rumah. Pasalnya bukan rahasia jika publik DNS ini merupakan target serangan berkali-kali. Karenanya jika memang tidak memiliki ISP yang reliable pilihan menggunakan DNS Google sebenarnya cukup riskan.

Bagaimana masa depan DNS Google di Indonesia masih belum jelas mengingat DNS itu sendiri sampai sekarang belum bisa diakses kembali. Regulasi internet di Indonesia terkait dengan Database Trust+ yang melatarbelakangi beberapa ISP melakukan blokade adalah sebuah dilema.
Pada satu sisi bisa dipahami jika pemerintah merasa perlu memberlakukan aturan tersebut namun pada sisi lain pemerintah juga telah melakukan intervensi privasi.

Sebenarnya di luar alasan teknis yang menjadi isu utama justru adalah pendidikan moral dan mental anak Bangsa di Indonesia yang selama ini salah kaprah. Sejak dini baik institusi formal maupun informal lebih-lebih keluarga tidak terbiasa menanamkan self discipline. Bukannya memberikan pengertian dan mengajarkan self discipline sebaliknya orang tua dan pendidik lebih suka menyikapi kesalahan dengan hukuman dan bentakan. Tak heran jika setelah dewasa pun sebagian besar dari mereka hanya bisa menjaga sikap dan menaati peraturan saat ada hukuman dan penegakkannya.

Dengan kondisi seperti ini bakal efektifkah Internet Positif yang dicanangkan mantan salah satu Menkominfo itu? Rasa-rasanya tidak, kebijakan ini sama seperti kebijakan lain dari pemerintah yang berkesan asal tanpa perencanaan matang. Seperti biasa para pengambil keputusan dan orang-orang di baliknya cenderung menyederhanakan masalah tanpa melihat akarnya.

Jika Internet Positif adalah kebijakan positif maka mestinya tingkat moral serta perilaku orang Indonesia lebih baik dari negara lain yang tidak memberlakukan kebijakan sejenis. Faktanya tidak demikian! Bahkan di negara-negara dimana pemerintah melakukan intervensi privasi atas nama moral dan sebagainya justru moral dan perilaku masyarakatnya makin bobrok. Sadly, Indonesia adalah satu diantaranya.

Was posted by 8:37 AM , under Berita and permalink https://produklaptopbaru.blogspot.com/2014/10/dns-google-diblokir.html .